Nutrisi Untuk Sahabatku


Event NUS di SA Manggarai
May 26, 2010, 2:05 am
Filed under: 1

Makanan Sehat VS Jajajan

Program Nutrisi untuk Sahabatku alias NUS kali ini menyambangi adik-adik di lokasi bongkaran Manggarai. Sabtu sore (23/05/2010) itu sejak pukul 14, air bak tercurah dari langit. Namun sejam kemudian, cuaca seakan berpihak pada kami, karena langit kembali cerah sebelum jam 15.

Di teras Mushola Al Fallah, adik-adik Manggarai berdatangan dan duduk manis, siap untuk belajar. Mereka tidak tahu bahwa akan kedatangan kakak-kakak Tim NUS guna mengkampanyekan program utama Sahabat Anak sepanjang tahun 2010 itu.

Setelah mereka belajar seperti biasa, acara ditutup dengan story-telling dari Kak Merlinda yang bercerita tentang kehidupan hewan amfibi katak. Dibantu buku bergambar, adik-adik mendapatkan wawasan bagaimana metamorfosis katak, bagaimana bertahan hidup, bagaimana lingkungan tinggalnya, dan apa saja makanan katak.

Sehubungan poin makanan, usai story-telling katak, tiba giliran Kak Lina mewakili Tim NUS menyampaikan tujuan dari program yang bergulir sejak 25 Januari 2010 tersebut (Hari Gizi Nasional). Adik-adik disampaikan akan pentingnya makanan bernutrisi yang harus dipenuhi dalam konsumsi sehari-hari. Sayur yang sering dihindari karena rasanya tidak enak, kembali diingatkan gizinya. Juga slogan “Makanan Sehat Tak Harus Mahal”, diberikan contoh bahwa protein dari daging bisa digantikan dengan telur, tahu, atau tempe.

Hampir semua adik tersenyum malu saat Kak Lina meminta untuk mengurangi jajan gorengan, vetsin/MSG, jajanan yang mengandung pewarna dan pemanis buatan. Orang tua yang kebetulan berada di dekat area pun ikut mengiyakan, saat diperingatkan oleh kakak-kakak pengajar.

Kami sendiri teringat pada bulan Februari lalu, ketika kakak-kakak pengajar SA Manggarai memulai riset kecil-kecilan tentang pola jajan adik-adik. Mayoritas jajanan mereka ternyata cemilan seperti produk chiki, es orzon, dan nugget-nugetan. Sejak itulah kami selalu rajin memonitor apa saja yang mereka jajankan dan memberikan contoh jajanan sehat.

Kedatangan Tim NUS sore itu menawarkan hal yang sama kepada adik-adik, termasuk orang tua mereka. Bagaimana memberikan makanan sehat ke tubuh kita dan apa manfaatnya. Kalau selama ini mereka mengangkap makan asal kenyang, setidaknya pada sore itu, mereka sadar dan tahu bahwa makanan yang bernutrisi itu tak perlu mahal.

Susu botol yang dibawa Tim NUS dan bubur kacang ijo hangat buatan Kak Ari, dibagikan kepada adik-adik yang hadir, juga kepada orang tua yang kebetulan berada di dekat kami. Kiranya pesan nutrisi ini boleh mereka sampaikan ke teman-teman sekolahnya; berharap juga emak-emak mereka kian sadar dan tertarik untuk merubah menu bekal bagi buah hatinya. Dua item nutrisi yang dibagikan sore itu, menjadi bukti nyata bahwa makanan sehat tidak mahal dan mudah didapat. Jauh lebih murah namun jauh lebih bergizi daripada junk food yang menggiurkan (dan sayangnya dianggap bergengsi).

Terima kasih buat Kak Lina, Kak Simbur, Kak Rani, dan Kak Dono yang sudah mampir ke Manggarai. Hujan dan mendung tak menyurutkan niat baik kalian.

Terima kasih juga buat kakak-kakak voluntir pengajar yang sudah datang: Kak Melinda, Kak Mario, Kak Arwinto, Kak Liana, Kak Asih, Kak Grace, Kak Romey, dan Kak Ari. Sepanjang area bongkaran Manggarai belum digusur, masih ada adik-adik yang rindu untuk terus belajar, dan kiranya kita tetap setia ya.

Oleh Sisca Tuning, voluntir pengajar Sahabat Anak Manggarai.






Follow

Get every new post delivered to your Inbox.